Ini Dia 5 Strategi Marketing Offline Paling Ampuh

1409847613-5-ways-become-better-public-speaker-fast

Internet marketing memang menjadi bagian vital dari strategi marketing saat ini, namun bukan menjadi satu-satunya yang penting. Strategi marketing offline sesungguhnya bisa memberikan efek yang luar biasa efektif untuk menarik konsumen baru dan meningkatkan brand awareness. Siasatnya adalah dengan melakukan beberapa metodeĀ trial and error sembari tetap terbuka pada pendekatan kreatif baru untuk memasarkan bisnismu.

Berikut ini ada beberapa taktik yang disarankan untuk mengoptimalkan strategi marketing offline:

1. Meeksplorasi guerrilla marketing

Strategi ini membutuhkan sedikit pemikiran yang out-of-the-box dan penekannannya pada teknik unconventional mungkin tidak akan menarik bagi para pemilik bisnis kecil. Tapi di sisi lain, unconventional terkadang justru memiliki dampak yang tak mudah dilupakan bagi user. Dengan tujuan untuk menarik konsumen, ini adalah cara terbaik. Kamu hanya harus mencoba beberapa hal berikut ini:

  • Tempelkan sticky notes di lokasi-lokasi populer di mana banyak target marketmu sering berkumpul
  • Tawarkan diri untuk berbicara di talkshow radio
  • Tinggalkan kartu nama di tempat publik

Menyelenggarakan event juga merupakan peluang emas lainnya dari teknik guerrilla marketing ini. Ciptakan sebuah acara dengan tema menarik ke calon konsumen, sewa ruang publik dan promosikan acara tersebut dengan kreatif dan pastikan kamu memperkenalkan produk/servis bisnismu dengan menjadikannya hadiah/souvenir/doorprize saat acara. Jika para peserta menyukai acaramu maka kemungkinan besar mereka juga akan menyukai produk bisnismu.

2. Memberikan produk secara cuma-cuma

Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan profil brand adalah dengan memberikan produk/servismu ke tempat yang tepat. Saat kamu berpartner dengan ahli marketing dari organisasi nonprofit, mereka akan dengan senang hati menghadiahi kebaikanmu dengan mengucapkan rasa terima kasih mereka di depan audiens mereka dan mempromosikan bisnismu di newsletter dan platform sosial media mereka.

Strategi lain yang bisa kamu lakukan adalah: memberikan bonus produk sampelmu kepada setiap pembeli. Atau kamu bisa menawarkan free ongkos kirim untuk pembeli dengan minimal order tertentu sebagai insentif agar mereka terus membeli barang/jasa di perusahaanmu. Dengan begitu kamu akan dengan mudah mendapatkan loyalitas pelanggan.

3. Desain custom signs dan banners.

Jangan ragu melakukan branding produk melalui media promosi konvensional. Buat tanda yang eye-catching dan banner yang menarik. Pikirkan pula titik-titik mana kamu akan memasang banner, mulai dari acara komunitas hingga event besar, menjadi sponsor di pertandingan olahraga atau area yang ramai lainnya. Pastikan tanda dan banner ini memiliki pesan dan logo yang sama. Jangan membuat calon konsumenmu bingung dengan susunan tagline dan desain. Tujuan besarmu adalah memberikan kesan yang konsisten dan permanen.

4. Public speaking.

Tidak semua orang bisa berbicara di depan publik, namun untuk pemilik bisnis kecil yang sedang berusaha melebarkan sayap, ini adalah aktivitas yang sangat bermanfaat. Kamu mungkin seorang ahli di bidang bisnismu, jadi kenapa tidak memanfaatkan peluang untuk berbagi ilmu dan pengalaman dengan orang lain? Ingat, berbicara di depan umum sebagai pemilik bisnis tidak selalu dikaitkan dengan penjualan, kamu berbicara untuk menunjukkan kredibilitas, dan niat untuk membagikan informasi yang berharga dan lebih kepada mendorong brand awareness.

Temukan event lokal yang berhubungan dengan industrimu, bicarakan topik yang bersifat edukasi dan lakukan dengan sukarela. Jika kamu belum sanggup untuk berbicara di depan umum, kamu cukup mulai dengan menghadiri sebuah event dan menjalin relasi di sana.

5. Get out and network

Berbicara tentang event, seberapa sering kamu menghadiri konferensi dan seminar yang berkaitan dengan industri bisnismu? Hanya dengan datang sebagai partisipan sudah menjadi cara yang bagus untuk terhubung dengan banyak orang dan perkenalkan tentang bisnismu pada mereka. Atau kamu bisa berpartisipasi dalam sebuah bazaar di mana kamu bisa mendirikan booth dan memajang materi brand seperti brosur/flyer serta beberapa free produk atau servis. Semakin menarik booth (dan apa yang kamu sampaikan ke pengunjung), semakin baik kesan yang akan kamu tinggalkan ke mereka,

Ketika kamu berpikir dengan kreatif tentang peluang marketing offline, maka ide akan datang dari mana saja. Didukung dengan strategi online di sosial media dan internet marketing, akan ada banyak strategi marketing yang bisa kamu lakukan untuk menggapai target audience.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *