Strategi Pemasaran: Pahami 5 Cara Efektif Mengelola Abandoned Cart

A shopping cart stands on a disused runway near an abandoned terminal building at the former international airport, operated by Hellenikon SA, in Athens, Greece, on Wednesday, May 2, 2012. Greece received expressions of interest from nine groups to buy a majority stake in Hellenikon SA, which will develop and exploit the site of the former Athens International Airport, the Athens-based Hellenic Republic Asset Development Fund said in an e-mailed statement. Photographer: Simon Dawson/Bloomberg via Getty Images

Abandoned cart adalah kondisi dimana calon pembeli di toko online sudah memilih barang yang akan dibeli namun tidak jadi melakukan check-out transaksi, sehingga tidak terjadi pembelian. Salah satu strategi pemasaran untuk menanggapi hal tersebut adalah dengan menggunakan email untuk melakukan pembelian.

Seiring dengan makin berkembangnya online shopping menggunakan perangkat mobile, email abandoned cart menjadi makin krusial untuk mengembalikan calon pembeli ke toko onlinemu untuk menyelesaikan proses pembelian yang mungkin terlalu ribet dilakukan melalui handphone atau tablet.

Berikut beberapa trik strategi pemasaran email abandoned cart untuk membantu meningkatkan penjualan toko onlinemu:

1. Tambahkan Personalisasi

Tambahkan pada subjek dan konten email nama calon pembelimu, atau sesuatu yang spesifik dan berkaitan dengan sesi belanjanya biasanya akan meningkatkan tingkat konversi. Sesuatu yang personal biasanya akan meningkatkan kemungkinan bahwa penerima akan membuka email.

2. Tambahkan Konten yang Dinamis

Menambahkan konten dinamis ke dalam email abandoned cart seperti display produk lengkap dengan link menuju cart atau detail produk tersebut akan membantu mengingatkan penerima apa yang sedang mereka cari lengkap dengan cara yang cepat untuk mendapatkannya.

Yang lebih efektif lagi adalah menampilkan kesan mendesak (akan dijelaskan lebih lanjut), seperti menampilkan bahwa stok barang akan habis sebentar lagi. Jika kamu bisa menampilkan jumlah inventori barang ke dalam email, hal tersebut biasanya akan meningkatkan jumlah klik dan pembelian.

3. Menggunakan Sejumlah Email Berseri

Sebuah studi dari Return Path, sebuah firma sertifikasi email, menyatakan bahwa mengirim tiga pesan abandoned cart meningkatkan penjualan sebanyak 56 persen dibandingkan dengan hanya satu pesan yang dikirim. Calon pembeli biasanya akan menunda pembelian hingga saat-saat akhir pada kasus tertentu. Mengirim satu email belum tentu cukup.

Biasanya dalam email berseri, email pertama dikirim dalam waktu 24 jam setelah cart dibatalkan. Timing untuk email setelahnya sebaiknya diuji dan disesuaikan sesuai dengan tipe produk. Sebagai contoh, email mengenai barang yang mahal lebih baik dikirim dengan rentang waktu yang lebih lama untuk menunjukkan siklus penjualan yang lebih lama. Sebaliknya, pembelian tipe impulsif dan barang yang lebih murah akan lebih mudah laku jika email dikirim dengan frekuensi yang lebih sering. Pastikan untuk menguji waktu dan subjek email untuk setiap jenisnya.

4. Tawarkan Diskon Khusus atau Penawaran Menarik Lainnya

Menambahkan diskon khusus bagi yang membatalkan cart masih dalam perdebatan. Di satu sisi, kamu ingin calon pembeli menyelesaikan pembeliannya. Disisi lain, toko online kamu beresiko berkurangnya nilai penjualan karena calon pembeli menunggu email diskon, setelah itu baru melakukan pembelian.

Pastikan untuk melakukan pengujian apakah penawaran khusus semacam itu cocok dengan toko online-mu. Melihat pola pembelian mungkin akan memberitahu kamu apakah tawaran tersebut benar-benar efektif dalam mengkonversi calon pembeli yang tidak jadi membeli. Strategi diskon seringkali lebih efektif pada email yang lebih lanjut, jika tawaran lain tidak bekerja. Jadi, tawarkan diskon pada email belakangan dalam suatu seri email.

5. Berikan (seolah-olah) Sebuah Deadline atau Kesan Mendesak

Dalam seri email abandoned cart, buatlah sense of urgency pada email belakangan untuk membantu meningkatkan penjualan. Berikut beberapa contoh kalimat yang dapat digunakan:

  • Notifikasi stok menipis. “Cepat, barang di keranjang belanjamu mungkin segera habis!”
  • Notifikasi pengosongan cart. “Keranjang belanja Anda akan dikosongkan dalam tiga hari.”
  • Notifikasi deadline penawaran khusus. “Diskon khusus 20% hanya berlaku sampai besok!”

Setelah mengetahui kelima tips strategi pemasaran di atas, kamu bisa menerapkannya pada bisnis onlinemu. Gak akan ada lagi deh abandoned carts!

Good luck.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *