Apa Yang Harus Dilakukan Jika Nama Domain Bisnis Anda Diambil Pihak Lain

All-About-Domain-Names-3

Website bisnis yang kecil kini bukan lagi alat pemasaran yang opsional. Pelanggan Anda akan mengharapkan kehadiran website yang kuat untuk bisnis, sehingga mereka dapat dengan cepat dan mudah menemukan informasi seperti lokasi, jam kerja, dan nomor telepon Anda. Jika Anda baru memulai bisnis, maka sekarang adalah waktu yang tepat untuk mendaftarkan nama domain bagi website Anda. Nama domain bisa didaftarkan sesuai dengan nama bisnis Anda. Ketersediaan domain tertentu mungkin benar-benar berperan dalam nama bisnis. Namun, apa yang terjadi jika bisnis Anda sudah aktif dan berjalan? Atau nama domain yang sempurna untuk bisnis Anda sudah tidak tersedia? Inilah empat hal yang bisa Anda lakukan.

  1. Mencoba Variasi Nama Domain Dengan Disingkat

Ini mungkin tidak ideal, namun membuat nama domain yang merupakan singkatan dari nama bisnis dapat menjadi cara yang efektif untuk menemukan nama domain yang bagus dikala sebagian besar pilihan sudah tidak tersedia. Katakanlah nama bisnis Anda adalah Smith and Lewis Plumbing. Jika semua domain yang jelas sudah diambil, maka Anda bisa mencoba singkatan seperti SLPlumbing.com atau bahkan SandLP.com. Cipatakan kreativitas yang juga dapat memberikan kesan menarik dan kejelasan dari nama yang Anda buat.

  1. Gunakan Frase, Slogan, Atau Kata Kunci

Jika tidak ada pilihan kata yang dapat disingkat, Anda bisa mendaftarkan nama domain yang mencakup slogan atau moto seperti PlumbingDoneRight.com. Anda bahkan dapat menggunakan frase atau kata kunci SEO yang mengintegrasikan lokasi Anda, misalnya EnglandPlumbing.com. Luangkan waktu untuk melakukan brainstorming dari berbagai pilihan dan periksa untuk melihat apa saja nama domain yang masih tersedia.

  1. Lihat Apakah Nama Domain Sudah Terjual

Jika nama domain yang Anda inginkan sudah terdaftar, masih ada kemungkinan nama domain tersebut tersedia untuk dijual. Coba untuk mengecek misalnya di whois.sc dan lakukan pencarian untuk domain yang diinginkan. Hasilnya akan menunjukkan siapa pemilik nama domain yang terdaftar dan bagaimana cara menghubungi sang pemilik (biasanya akan ada alamat email atau nomor telepon yang dicantumkan). Anda bisa mengirim email atau menelepon ke pemilik domain untuk memastikan apakah domain tersebut sedang dijual sehingga Anda bisa membelinya dari sang pemilik nama domain.

  1. Mengatur Pemantauan Nama Domain

Domain yang terdaftar bukan berarti tidak tersedia selamanya. Ada orang yang mendaftarkan sejumlah besar nama domain dan kemudian “memarkir” domain tersebut untuk melihat apakah ada yang tertarik untuk membelinya. Jika masa registrasi berakhir, domain ini akan tersedia untuk pembelian. Menggunakan layanan pemantauan nama domain seperti Domain Tools Monitor akan memberi tahu Anda segera jika nama domain yang diinginkan tersedia sehingga Anda dapat mendaftar dan menggunakannya.

Jika Anda menemukan bahwa ekstensi domain yang ideal seperti .com sudah digunakan pihak lain, maka jangan tergiur untuk menggunakan ekstensi domain lainnya seperti .coffe, .shop, .net, .co, dan sebagainya. Memiliki alamat yang sangat mirip dengan situs web lain dapat menghancurkan brand Anda dan menyebabkan kebingungan bagi pelanggan.  Sebenarnya, ketika Anda menemukan nama domain yang hebat, maka Anda harus mendaftarkan setiap ekstensi selama beberapa tahun dengan fitur pembaruan otomatis yang umumnya tersedia dari kebanyakan pendaftar domain. Ini akan membuat Anda dapat memastikan bahwa nama brand Anda tetap aman. Menemukan nama domain yang bagus bisa jadi menantang, tapi luangkan waktu dan Anda akan bisa menemukan alamat web yang sesuai dengan bisnis Anda yang sempurna.

Strategi yang Efektif di Sosial Media

Sebagai platform, sosial media semakin bertumbuh pesat dan menjadi populer. Hal ini seiring dengan pentingnya membangun strategi yang efektif di sosial media. Melalui sekali klik, perusahaan dapat berkomunikasi langsung dengan jutaan pelanggannya di sosial media. Secara fungsional, media sosial memberikan kesempatan untuk menjangkau semua orang di seluruh penjuru dunia. Hal itu bukan berarti dapat dilakukan dengan mudah, inilah yang terkadang belum dipahami oleh banyak orang.

Sekalipun Twitter, Facebook, LinkedIn, maupun Instagram memiliki hampir 2,85 miliar pengguna jika digabungkan, bukan berarti mereka semua mau mendengarkan pesan yang Anda sampaikan di sosial media. Bahkan, sebagian besar dari mereka mungkin tidak mengetahui tentang bisnis Anda. inilah mengapa sangat penting untuk memiliki strategi yang efektif dan dapat dilaksanakan dengan baik. Untuk memiliki strategi yang sukses, sangat penting untuk merencanakannya dengan cermat dan tetap memegang komitmen awal. Dalam membantu proses ini, berikut adal 4 langkah untuk membangun strategi yang efektif di sosial media.

  1. Buatlah Rencana Pemasaran di Sosial Media Sebelum Memulainya

Hal ini mungkin terdengar biasa, tapi banyak orang yang mengabaikannya. Mereka kebanyakan hanya mencari tahu apa yang berhasil di sosial media dan apa yang tidak. Jangan lakukan itu, karena segala hal dapat berkembang dengan baik bergantung dari strategi pemasarannya. Lakukan langkah awal dengan daftar tujuan pemasaran mulai dari spesifikasi, ukuran, pencapaian, kesesuaian, dan batas waktu. Membuat daftar seperti ini akan memudahkan dalam mengetahui kemajuan pemasaran Anda. Hal ini juga dapat menentukan apakah Anda perlu mengubah pendekatan yang telah dilakukan atau tidak.

  1. Pilih Platform yang Tepat

Ini adalah salah satu aspek yang sering diabaikan dalam membangun strategi yang efektif di sosial media. Memilih platform yang tepat adalah strategi yang efektif, karena kita dapat menentukan sejauh mana pemasaran dapat berkembang. Langkah pertama adalah kembali ke tujuan awal dari daftar perencanaan Anda. sesuaikan dengan apa yang ingin Anda capai, siapa yang dapat menjadi target pemasaran, apa jenis keterlibatan yang ingin dilakukan dengan audiens, dll. Setelah Anda menentukannya, maka Anda bisa memilih platform apa yang cocok untuk pemasaran bisnis. Anda bisa memanfaatkan fungsi pencarian dari berbagai platform seperti Twitter advanced search, Facebook search, Instagram search, maupun LinkedInGroups.

  1. Membuat Identitas Visual

Salah satu hal yang dapat membingungkan pelanggan adalah  saat sebuah perusahaan memiliki identitas brand yang  berbeda-beda. Konsumen harus dengan mudah dapat mengenali brand Anda. ciptakan identitas visual yang mampu menjelaskan tentang bisnis Anda dengan baik. Anda bisa membuat storyboard, konten yang brainstorming, atau dengan metode unik lainnya untuk mengembangkan identitas visual pada bisnis. Anda hanya perlu memiliki sedikit kreativitas dalam membuatnya dan biarkan pelanggan mengenali brand Anda dengan sempurna.

  1. Mengikuti ‘The Rule of Thirds’ di Sosial Media

Hal ini penting dalam rangka meningkatkan pengikut di sosial media. Tujuan dari setiap bisnis adalah mampu menciptakan banyak pendapatan. Hal ini berarti Anda harus menciptakan konten yang sesuai dengan tujuan bisnis tersebut. Berikut adalah 3 aturan dalam membuat konten di sosial media berdasarkan ‘Social Media Rule of Thirds’ :

  • Konten harus mampu mempromosikan, mengkonversi pembaca dan menciptakan keuntungan
  • Konten harus membagikan ide atau cerita dari pemimpin dalam bisnis tersebut, atau mampu berbagi tentang pengalaman bisnis
  • Konten harus didasarkan pada interaksi dan membangun brand