Keinginan vs Kebutuhan: Prioritas Dalam Pemasaran Digital Anda

Digital_Marketing

Salah satu pelajaran paling penting yang telah kami pelajari dalam hidup adalah mengetahui perbedaan antara “keinginan” dan “kebutuhan”. Hal ini juga berlaku untuk usaha pemasaran digital Anda.

Menerapkan Prinsip Kebutuhan vs Keinginan Dalam Pemasaran Digital

Ketika sampai pada penetapan prioritas dalam kehidupan sehari-hari, tentu kita harus menerapkan prinsip antara kebutuhan vs keinginan dalam melakukan pembelian utama. Prinsip yang sama juga berlaku untuk pemasaran digital Anda. Ketika menyangkut pemasaran digital, anggaran biasanya merupakan faktor terpenting dalam menentukan bagaimana dan dimana Anda menghabiskan uang untuk pemasaran digital. Itulah alasan mengapa Anda perlu memahami dengan tepat apa yang Anda butuhkan dan bagaimana hal itu sesuai dengan anggaran Anda. Cobalah untuk mengesampingkan apa yang Anda inginkan dan lebih berpikir mengenai apa yang Anda butuhkan.

Pemasaran Digital Via Website (Keinginan vs Kebutuhan)

Keinginan Anda: Sebuah situs yang keren dengan banyak widget, fitur manis dan menjadi yang paling hits.

Kebutuhan Anda: Situs web yang menarik dan mudah digunakan untuk melibatkan pengunjung dan mengubah calon pelanggan menjadi prospek dan penjualan.

Meskipun ada banyak hal yang dapat Anda tambahkan ke dalam situs web, namun tidak ada yang bisa menggantikan konten yang bagus dan desain yang dipikirkan dengan baik. Pengalaman pengguna tidak selalu berarti membawa semua fitur trendi ke situs. Situs harus lebih berinteraksi positif dengan perusahaan dan brand Anda sehingga menciptakan keterlibatan, minat, dan pelanggan baru.

Followers Sosial Media (Keinginan vs Kebutuhan)

Keinginan Anda: 100.000 followers di sosial media.

Kebutuhan Anda: Followers yang tepat di sosial media.

Setiap pengguna sosial media baru tentu ingin meraih followers sebanyak mungkin. Sayangnya, meskipun Anda mendapat ribuan followers di sosial media namun mereka tidak melakukan pembelian pada bisnis Anda, maka mereka tidak benar-benar membantu dan berpengaruh. Jauh lebih baik untuk tidak terlalu fokus pada jumlah followers dan lebih fokus untuk mengubah followers menjadi pelanggan setia Anda.

Pemasaran Digital Menggunakan Email (Keinginan vs Kebutuhan)

Keinginan Anda: Email yang menjelaskan dengan sangat rinci mengapa perusahaan, produk, atau layanan Anda adalah yang terbaik.

Kebutuhan Anda: Email yang singkat dengan Call To Action (CTA) atau ajakan bertindak yang kuat dan efektif.

Mendapatkan seseorang untuk membuka email adalah bagian tersulit, jadi jika Anda cukup beruntung bisa membuat mereka membaca email Anda, maka cepat bergegaslah. Fokus untuk membujuk mereka mengunjungi situs atau langsung ke halaman produk yang bisa mereka beli dari Anda.

Pemasaran Digital Via Blog (Keinginan vs Kebutuhan)

Keinginan Anda: Sebuah blog yang mendapat jutaan viewers dan shares.

Kebutuhan Anda: Sebuah blog yang menarik viewers yang tepat (shares adalah hal baik, namun Anda bisa mempromosikan blog melalui cara lain).

Sama halnya seperti memperoleh followers, berusaha mendapat jutaan pembaca adalah sebuah kesalahan, karena mereka mungkin adalah pembaca setia namun Anda tentu lebih menginginkan mereka sebagai pelanggan setia. Hal ini bukan berarti menjadi pakar dalam industri Anda adalah hal buruk, hanya saja hal itu mungkin tidak mengarahkan pada penjualan yang spesifik.

Iklan Menggunakan Banner (Keinginan vs Kebutuhan)

Keinginan Anda: Iklan banner yang menggunakan teknologi inovatif dan memenangkan penghargaan kreatif.

Kebutuhan Anda: Iklan banner yang mendapat perhatian dan klik dari banyak orang.

Sama seperti di dunia media cetak, konsep kreatif tidak selalu berarti konsep yang efektif. Anda tentu ingin menarik perhatian dan jika mungkin meminta orang-orang untuk mengklik. Untuk itu, fokus saja pada apa yang mampu menarik perhatian audiens dan menciptakan banyak klik dari mereka.

 

4 Tips Meningkatkan Kehadiran Online Anda Dengan Pemasaran Di Sosial Media

o-MODER-570

Terlibat dengan target audiens dan meningkatkan kehadiran online melalui pemasaran di sosial media adalah hal yang sangat penting untuk bisnis apapun. Hasil dari sebuah penelitian menunjukkan bahwa:

  • 77% dari pengguna Twitter merasa lebih percaya kepada sebuah bisnis ketika Tweet mereka mendapat balasan
  • Setiap menit ada 300 jam video yang diunggah ke YouTube
  • Instagram telah berkembang hingga memiliki 600 juta pengguna. Belum lagi pengguna yang telah berbagi lebih dari 40 miliar foto dan memberi 4,2 miliar likes per hari. Ini sungguh menakjubkan!

Mengarahkan lebih banyak target audiens dan meningkatkan kehadiran online Anda bisa menjadi hal sulit. Persiapan tanpa pengetahuan dan pengalaman tentang pemasaran di sosial media juga akan memakan waktu. Berikut kami menyajikan 4 tips pemasaran sosial media yang dapat membantu meningkatkan kehadiran online Anda.

  1. Menyerap Dan Mendengarkan

Pemasaran konten yang sukses di sosial media menuntut Anda untuk lebih mendengarkan daripada berbicara (nyatanya banyak yang hanya berbicara tanpa mendengarkan audiens). Hal pertama yang perlu dilakukan dengan pemasaran di sosial media adalah menempatkan konten yang mengandung pesan pemasaran untuk audiens. Anda perlu membuat kehadiran sosial media yang konsisten. Untuk itu, Anda perlu belajar untuk mendengarkan dan menyerap ilmu dengan baik.

Sebuah cara yang bagus untuk melakukan hal di atas adalah dengan membaca komentar dari postingan Anda. Baca juga postingan dari pesaing Anda dan lihat apa yang audiens mereka katakan. Dengarkan apa yang dibicarakan dan tentukan bagaimana Anda dapat memberi solusi untuk masalah mereka. Anda perlu mengetahui poin mana yang menjadi masalah terbesar bagi para audiens. Hal ini akan memberi Anda wawasan yang dibutuhkan untuk berkontribusi dan membangun kredibilitas.

  1. Berikan Konten Yang Berkualitas

Ini mungkin aturan yang paling penting dari semuanya. Pemasaran di sosial media bukan hanya tentang promosi. Jangan menghabiskan waktu dan uang Anda untuk berfokus mencapai target audiens sementara Anda mengabaikan kualitas konten. Jika Anda melakukan hal ini maka audiens akan berhenti berpartisipasi. Prospek Anda harus bisa memberikan sesuatu yang berharga. Tulis postingan yang otentik tentang cerita, laporan, atau panduan dalam bisnis Anda. Facebook, Twitter, Instagram, dan LinkedIn adalah platform yang bagus untuk melibatkan target audiens dengan konten Anda yang berkualitas. Dengan melakukan ini akan membuat posisi Anda menjadi ahli dalam bidang tersebut.

  1. Mudah Untuk Diakses

Tips kali ini cukup sederhana: selalu ada di sana untuk prospek Anda! Jangan membangun keterlibatan audiens hanya untuk kehilangan mereka dalam beberapa hari atau minggu karena mereka tidak dapat mengakses konten Anda. Mendapatkan followers setia melalui pembaruan yang konsisten adalah suatu keharusan. Cara yang bagus untuk melakukan hal ini dengan memperbarui kebijakan privasi dan persyaratan layanan bila diperlukan. Pastikan untuk memberi tahu audiens Anda tentang pembaruan ini. Penting juga untuk konsisten dengan postingan Anda. Buat kalender editorial dan posting konten yang berharga pada hari-hari tertentu setiap minggunya. Mengirim update ke email pelanggan Anda juga bisa menjadi cara lain agar pelanggan tetap mudah mengaksesnya.

  1. Berpartisipasi, Terlibat, Dan Berbagi

Jangan berharap audiens akan berbicara tentang bisnis Anda dan berbagi konten jika Anda tidak bersedia untuk melakukan hal yang sama. Sosial media bekerja secara harmonis dalam proses memberi dan menerima. Jangan membuat kesalahan dengan hanya berfokus pada konten, akibatnya Anda akan gagal pada akhirnya. Anda harus mengakui bahwa orang yang mencoba mengembangkan bisnis harus mau membantu yang lain untuk mendapatkan citra positif. Lakukan hal serupa dengan berpartisipasi, terlibat, dan berbagi dengan audiens Anda.